Ruli Supriati

Hallo nama saya Ruli Supriati. Saya adalah salah satu peserta ICM ke-2. Selain saat ini saya masih berstatus mahasiswa. Saya juga adalah dosen di Perguruan Tinggi Raharja. Metode pembelajaran yang saya gunakan dikelas adalah Friendship Learning yaitu selain menjadi dosen pendidik dikelas tapi juga dapat menjadi sahabat yang baik untuk mahasiswanya sehingga KBM dikelas dapat berjalan dengan baik. Saya mengambil filosofi itu dari didikan orang tua saya selama ini sehingga saya paham benar bahwa orang tua juga bisa menjadi sahabat disaat susah dan senang. Sehingga si anak tidak perlu mencari perhatian ataupun kasih sayang diluar sana yang sering kali justru malah menyesatkan.

Di training ICM ini saya menemukan teman, sahabat dan guru-guru baru untuk kehidupan ada sang motivator Pak Padeli dengan tokoh-tokohnya. Ada Pak Agus juga yang untuk menuntut ilmu sampai harus berguru pada siput dan masih banyak yang lainnya. Intinya saya sangat senang dengan training ini dan berharap juga dapat lulus dengan hasil baik amin ^_^

Untuk memenuhi tantangan tugas pada training ICM ini berikuti adalah SKUP saya sbb:

No Assignments Status Grade
1 Memiliki SKUP Done
2 Memiliki SKUP Kelas Done
3 Contoh SKUP Mahasiswa Done
4 Special Contribution Done
5 Slide Presentasi Done
6 Kumpulan Cermi Done
7 Video Presentasi In Proses

To be Continue  ^_^

 

10 thoughts on “Ruli Supriati

  1. Wah ada konsep yang baru saya tau nih, Friendship iLearning. Makasih bu atas infonya. Mungkin ibu bisa bikin cerme khusus knp Friendship ini diperlulan (Why iLearning Friendship).

  2. B @rulie saya tertarik dengan konsep Friendship Learning dimana antara dosen dan mahasiswa dapat menjadi sahabat, konsep ini pun yang dijalan di amikom sebagai sebuah filosofi, yaitu antara dosen dan mahasiswa is friend (seperti kawan) bukan seperti raja, seperti kawan, sangat dekat. kalau kita marah, kita marahi, mahasiswa tidak sakit hati, itulah cara mereka, sehingga kalau mahasiswa mempunyai masalah, punya apa-apa, dosen bisa bantu, bukan untuk menyelesaikan, tapi membantu mendengarkannya, menjadi pendengar aktif, dengan menjadi pendengar aktif mahasiswa dapat menyelesaikan masalahnya sendiri, itulah style mereka dalam mendidik mahasiswanya. seperti yang disampaikan pada audio berikut ini https://goo.gl/pN9AS8 (durasi ke 5:10″)

  3. iya maya juga setuju banget nih bu @rulie dengan metode friendship learning, pembelajaran akan menjadi lebih menyenangkan dan sersan (serius tapi santai) jadi bisa dibilang mahasiswa tidak tertekan pada saat melakukan pembelajaran 🙂
    untuk contoh SKUP nya juga lengkap bunda, dimulai dari perkenalan si mahasiswa sampai list assignments yang diberikan, udah gitu ada kumpulan cerminya juga pula, pokoknya lengkap deh bunda.. semangat terus bunda @rulie

Leave a Reply